Memberi masukan signifikan
pada agenda pembangunan yang lebih luas
Pembangunan yang terpadu adalah pembangunan yang dilaksanakan bersama-sama oleh semua pemangku kepentingan, baik itu pemerintah dan semua lapisan masyarakat. Karena pengertian pembangunan sendiri selalu mengingatkan pada aspek kemajuan dan kesejahteraan. Pendekatan utama dalam konsep pembangunan adalah masyarakat tidak dijadikan obyek dari berbagai proyek pembangunan, tetapi merupakan subyek dari upaya pembangunannya sendiri. Dalam hal ini pemerintah sebagai si pelaksana pembangunan harus dapat mengakomodasi dan mengayomi pemangku kepentingan lain (masyarakat dan seluruh lapisannya) agar dia menjadi subyek yang terus ikut dilibatkan dalam pembangunan. Pemerintah (dalam hal ini tentu dengan perencanaan yang baik dan matang) melakukan pendekatan-pendekatan pembangunan yang harus terarah, dalam arti ditujukan kepada masyarakat yang memerlukan, dengan program yang dirancang untuk mengatasi masalah dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Oleh karena itu BaKTI mendorong dan mendukung pelaku pembangunan agar bisa berkolaborasi dan berkoordinasi dengan baik. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah dengan mempertemukan semua pemangku kepentingan dalam acara diskusi pembangunan yang membahas isu-isu kebijakan dan pembangunan terkini.
Para peserta diskusi diberikan ruang untuk memaparkan program, promosi program, membahas kendala-kendala yang terjadi, saling memberi masukan, bertukar pengetahuan dan membuat konsensus bersama demi pembangunan didaerahnya pada khususnya dan Kawasan Timur Indonesia pada umumnya. Hal ini membantu sosialisasi, monitoring, evaluasi serta mendapatkan masukan tentang kinerja pelaksanaan dan interaksi yang lebih dekat diantara sesama pemangku kepentingan. Acara diskusi diadakan setiap bulan dan dihadiri oleh pemerintah daerah, akademisi, donor program, LSM dan masyarakat umum lainnya.
© 2011 Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia

