BaKTI Membantu para pelaku pembangunan bekerja lebih efektif dalam mencapai tujuan pembangunan untuk kemajuan KTI
30
Penegakan HAM di negara kita masih dirasakan belum adil dan maksimal. Terbukti dengan banyaknya kasus-kasus penegakan HAM yang belum tuntas terselesaikan hingga banyak pihak yang dirugikan karena adanya keputusan hukum yang dirasa berat sebelah, salah satunya adalah kasus meninggalnya aktivis HAM Indonesia, Munir.
Pada 7 September 2004 silam Munir meninggal di atas pesawat yang ditumpanginya dalam perjalanannya dari Jakarta ke Amsterdam untuk melanjutkan studi masternya di bidang hukum. Belakangan diketahui Munir meninggal karena terkontaminasi racun arsenik dalam makanan yang dikonsumsinya saat penerbangan. Hingga sekarang kasus Munir belum terselesaikan dan menemukan titik terang karena banyaknya kerancuan dalam persidangan yang digelar.
Setiap orang pasti memiliki pendapat yang beragam mengenai penegakan HAM di Indonesia. Dalam kaitannya dengan kasus Munir, bagaimana kita harus bersikap untuk membela dan memperjuangkan hak-hak warga negara?dan seberapa efektifkah penegakan HAM yang berlangsung selama ini?
Mengusung tema event BaKTI ”Berbagi untuk Perubahan”, Rumah Ide Makassar bekerjasama dengan Ys. BaKTI akan mengadakan kegiatan bulanan Cinematica bertema: Hak Asasi Manusia – Mengenang Munir” bagi para pelaku pembangunan dan masyarakat di Makassar.
Jl. Dr. Soetomo No. 26 Makassar
Reservasi ruangan dilakukan dua minggu sebelum kegiatan dengan mengirimkan surat kepada Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI baik melalui pos, fax, maupun email ke alamat berikut.
Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI)
Jl. Dr. Sutomo No.26, Makassar 90113 Sulawesi Selatan
Telp: +62 411 3650320-22
Fax: +62 411 3650323
Email: info@bakti.org
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Client Relation kami, ibu Sherly Heumasse


3.681